solar power plant
Posted in: Uncategorized

Potensi Tenaga Surya Indonesia? Vietnam Membuktikan

Potensi Tenaga Surya Indonesia sebagai energi terbarukan telah membuktikan ketahanannya di tengah pandemi. Badan Energi Internasional (IEA) mencatat peningkatan kapasitas energi terbarukan tertinggi sepanjang masa pada paruh pertama tahun 2020, dengan 30 gigawatt dari total 50 GW berasal dari tenaga surya.

Potensi Tenaga Surya Indonesia

Vietnam adalah selebriti matahari baru, setelah ketergantungan yang lama pada batu bara. Krisis energi yang terlihat jelas, kemajuan teknologi dalam fotovoltaik surya, penurunan harga tenaga surya dan krisis iklim telah menciptakan titik balik di Vietnam. Pada akhir tahun 2020, setelah tumbuh 2.400 persen dalam setahun, instalasi tenaga surya di Vietnam menghasilkan listrik sebesar 16,5 GW, dibandingkan dengan hampir tidak ada pada tahun 2017.

Potensi Tenaga Surya Indonesia tidaklah inferior. Jika contoh dari negara-negara Eropa atau Timur Tengah sering dianggap kurang relevan dengan konteks Indonesia – kesuksesan Vietnam harus dihargai. Sesama negara Asia Tenggara telah berhasil tanpa resep rahasia, hanya komitmen pemerintah yang kuat, rencana pengembangan tenaga listrik jangka panjang yang mendukung energi terbarukan, kebijakan harga yang efektif dan daftar panjang insentif (misalnya, pembebasan biaya tanah), serta satu insentif. -stop-service dengan EVN utilitas milik negara.

Namun hingga ada komitmen yang kuat untuk perluasan jangka panjang tenaga surya dengan rencana pembangunan yang jelas, termasuk regulasi dan insentif pendukung, Indonesia akan selalu berada di sela-sela. Situasi ini diperparah dengan meningkatnya keraguan atas peran energi surya di Indonesia. Tenaga surya telah memasuki wacana energi arus utama Indonesia – kini muncul semua keraguan, termasuk dari pihak utilitas dan skeptis tenaga surya.

Murah Terbarukan

Keraguan pertama menyangkut hasil energi. Sedangkan iradiasi matahari di Indonesia (3,4-6,2 kilowatt jam (kWh) / m2 / hari) ternyata lebih rendah daripada di Uni Emirat Arab (5,5-6,3 kWh / m2 / hari) tetapi sebanding dengan India (3,2-6,4 kWh / m2 / day), potensi listrik photovoltaic kita lumayan, berkisar antara 2.8 sampai 4.8 kWh / kWp / day. Memang, monsun, uap air, polusi udara, dan iklim lokal dapat mempengaruhi output tenaga surya, tetapi pada akhirnya, output daya dari modul surya yang penting.